5 Fakta Ini Hanya Ada Di Indonesia

Persoalan sampah yang tidak dibuang pada tong sampah fiber dari dulu tidak pernah habis untuk dibahas. Mulai dari pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, tingkat konsumsi yang tinggi, sistem pengelolaan sampah yang belum bagus, sampai kepada gaya hidup masyarakat yang belum green life style, sudah jelas pasti akan meningkatkan produksi sampah di Indonesia.

Berikut ini adalah fakta yang harus kamu ketahui :

  • Negara Indonesia membuang sekitar 187,2 juta ton sampah ke laut

Angka ini bukan angka hitung – hitungan semata. Karena yang melakukan penelitian untuk sampai mendapatkan angka segini adalah seorang professor dari Universitas Georgia di Amerika Serikat. Menurut penelitian yang ia lakukan dengan timnya , hasilnya memang cukup mengejutkan dimana ternyata negara kita membuang sampah sekitar 187,2 juta ton sampah ke laut. Dan hal ini adalah salah satu hal yang sangat berbahaya bagi biota laut dan segala terumbu karang yang ada di sana.

  • Indonesia adalah Negara ke 2 penyumbang sampah terbanyak di dunia

Miris memang jika mengetahui predikat ini. Sampah – sampah yang tidak terkelola dan pola hidup masyarakat yang masih sembarang soal sampah yang banyak membuang sampah ke sungai, dan juga oknum – oknum masyarakat pesisir yang buat sampah sembarangan yang menjadikan sampah plastik sampai juga ke lautan. Kita ketahui sendiri bahwa banyak sekali danau, sungai, waduk, dll yang alirannya ujungnya sampai ke laut.

  • Di Indonesia, dalam setahun bisa ada 9,6 miliar sampah dihasilkan

Sudah sejak 50 tahun hingga sekarang, pengguaan plastik memang  terus meningkat secara global. Bahkan kini posisi plastik sudah banyak menggantikan kaca dan logam. Tidak hanya Indonesia saja yang memang banyak menggunakan bahan plastik baik untuk kebutuhan industri atau juga untuk konsumsi masyarakat. Masyarakat Eropa Dan Amerika juga tercatat menggunakan plastik sebanyak 100 kg pertahunnya.

Hal ini tentu harus dicarikan solusi untuk jangka panjang kedepannya. Karena kita pun tentu tidak ingin bumi kita yang kita sayangi ini menjadi rusak, tidak nyaman untuk ditinggali, dan kerap membawa bencana.

Ayo, langkah kecil harus kita mulai dari diri sendiri dimana kita bisa memulai dengan mulai mengurangi penggunaan plastik pada kehidupan sehari – hari.