Asteroid Sebesar Menara Eiffel Baru Saja Lewati Bumi

Asteroid Sebesar Menara Eiffel Baru Saja Lewati Bumi

Sebuah asteroid berukuran sebesar Menara Eiffel baru saja melalui Bumi pada Sabtu, 10 Agustus 2019. Asteroid ini melaju dengan kecepatan 10.400 mil per jam.

Mengutip NBC News, jarak antara Asteroid dengan Bumi lumayan dekat, yaitu 4,6 juta mil.

Batu raksasa yang bergerak cepat ini dijuluki QQ23 2006. Jika asteroid ini mengarungi lintasan yang berbeda, dapat saja ia menabrak Bumi dengan kekuatan ledakan sampai 500 kali dari bom atom Hiroshima di Jepang, 74 tahun silam.

Melintasnya asteroid 2006 QQ23 ini menjadi pengingat, ada tidak sedikit asteroid beda yang barangkali akan mengarungi Bumi, bahkan dapat saja bertabrakan.

“Kita dapat saja terkena, tetapi tidak yakin kapan urusan tersebut terjadi,” kata Presiden B612 Foundation Danica Remu, organisasi di California yang bekerja mengayomi planet dari asteroid.

Para berpengalaman di bidang astronomi sekarang dikabarkan tengah menciptakan teknologi yang dapat membelokkan asteroid besar yang menuju Bumi untuk terbit dari jalur. Namun, urusan ini butuh waktu sebab ilmuwan butuh tahu kapan asteroid tersebut melaju, guna memungut tindakan efektif.

Bertahun-tahun Pindai Langit

Para astronom sudah memindai langit sekitar bertahun-tahun dan sejauh ini, mereka belum mengejar asteroid “pembunuh planet” yang butuh dikhawatirkan.

Mereka memandang belum bakal ada asteroid yang merusak Bumi laksana pada 65 juta tahun lalu, ketika sebuah asteroid menabrak Bumi dan menciptakan dinosaurus punah.

NASA memperkirakan, minimal 95 persen asteroid berukuran 1Km sudah didata. Dan dari jumlah tersebut belum terdapat yang jadi ancaman untuk Bumi.

Sekadar informasi, andai https://www.infobiografi.com/ asteroid 2006 QQ23 menabrak Bumi, dapat meratakan semua kota, menewaskan jutaan orang, dan menyebabkan kerusakan yang luas.

“Kehancuran yang anda lihat lebih tidak sedikit pada tingkat regional, namun dampaknya akan mempunyai sifat global laksana pada transportasi, jaringan, iklim, dan cuaca,” kata Remy.

Buat Simulasi

Sebelumnya pada Mei lalu, NASA, Federal Emergency Management Agency dan sebanyak agensi lainnya menciptakan simulasi andai asteroid menghantam New York.

Simulasi ini menunjukkan akibat dari asteroid sebesar 200 kaki yang dapat menewaskan 1,3 juta orang dan menghancurkan mayoritas pulau Manhattan.

Cara guna menghindari skenario tersebut ialah melampaui si “pembunuh planet” dan mengejar semua asteroid yang dapat menghantam Bumi. “Kita butuh menginventarisasi seluruh asteroid,” tutur Remy.

Manajer Program Observasi Objek Dekat Bumi NASA Kelly Fast juga setuju dengan urusan ini.

“Intinya merupakan, mengejar semua asteroid yang menuju Bumi, menciptakan katalog orbitnya, dan menghitungnya,” tutur Fast.

Ia mengatakan, “dengan begitu, kita tahu andai asteroid tersebut akan melalui Bumi dengan jarak laksana 19 bulan, laksana 2006 QQ23, atau bakal menimbulkan akibat mengancam.”

Sumber : https://www.pro.co.id/