Gazebo Terapung di Halaman Belakang Rumah

Inilah tempat bersantai di halaman belakang yang membuat Anda seolah-olah berada di hotel resor terkenal. Mari bertandang ke sana bersama kami! Siang itu, kami memang beruntung. Matahari begitu terik, namun tidak menyurutkan kami untuk menjelajah setiap keindahan taman di rumah Yenny Wati, Selatan Tangerang. Di halaman seluas 80,75m2 itu, terbangun gazebo beratap kaca yang begitu menggoda.

Bukan gazebo biasa yang berdiri di hamparan rumput, melainkan menyembul di tengah kolam. Andrew Sucandra, perancang taman berkonsep modern tropis itu sedikit nekat menempatkan gazebo di tengah kolam. Konstruksi tentu disiapkan agar gazebo berdiri kokoh. Sirkulasi air kolam diatur benar sehingga tidak meluber ke tepi halaman. Untuk mengejar rangka yang kokoh, Andrew menggunakan kayu kelapa, bukan kayu biasa. “Kayu kelapa kuat dan kokoh. Cocok untuk material rangka gazebo. Harga juga relatif murah,” kata Andrew.

Gazebo berukuran 2,5m x 2,5m dengan atap yang berbahan kaca laminted, setebal 8mm. Kaca itu disangga balok kayu kelapa yang membentang. Dengan lebar 12,25m2, kaca berhasil menaungi area gazebo dari panas dan hujan. Kolam sedalam 1,2meter mengitari gazebo. Di sekelilingya, terdapat rumput gajah mini, tanaman semak, kucai, dan sejumlah pohon besar. Di ujung depan kolam terpasang dua air pancur dari kotak beton.

Untuk menuju gazebo, kami harus berjalan di atas jembatan beton yang berkesan melayang. Bagi Yenni, gazebo jadi tempat favorit melepas penat setelah beraktivitas seharian. Sesekali ia bersama keluarga bersantai menemani petang di akhir pekan. Kami masih ingat saat duduk di gazebo siang tadi. Sinar matahari yang menerobos kaca dan rangka meninggalkan lukisan bayangan indah pada lantai, tiang, juga sebagian kolam.

5 JENIS KAYU KERAS

Kayu yang pas untuk gazebo sebaiknya yang memiliki karakter kokoh, kuat, dan tahan air. “Kayu yang bisa digunakan yang penting tahan air, seperti kayu kelapa, kayu merbau, bengkirai, ulin, dan jati,” kata Andrew. Tentu saja, kata Andrew, setiap kayu ada plus dan minunya. Termasuk pula, harga setiap jenis kayu. “Kayu yang paling mahal, sih, kayu ulin.” Berikut 5 jenis kayu yang cocok sebagai material gazebo.

Kelapa

Kokoh dan kuat menahan beban. Permukaannya agak kasar dengan serat kayu yang nampak jelas. Kayu kelapa yang sudah tua lebih keras sehingga cocok sebagai rangka. Harga Rp2 juta—Rp3 juta/m3.

Merbau

Kuat, stabil, dan tahan lama. Tidak mempan dimakan serangga seperti rayap. Warna cenderung cokelat kemerahan. Kayu ini memiliki tekstur serat seperti garis putus-putus. Harga Rp9,5 juta/m3.

Bengkirai

Awet dan kuat. Cocok untuk penggunaan luar bangunan yang terpapar panas dan hujan. Namun, akibat sifat keras dan getas yang tinggi rentan muncul retak rambut. Harga Rp1,7 juta/m3.

Ulin

Keras dan tahan terhadap rayap dan perubahan cuaca yang ekstrim juga kelembapan udara. Relatif berat jika dibandingkan kayu lain. Tumbuh dengan diameter yang besar. Mampu beradaptasi dengan air. Harga Rp20 juta/m3.

Jati

Kuat dan tahan terhadap perubahan cuaca. Awet dan tahan rayap. Memiliki serat maupun tekstur yang indah. Harga Rp5,2 juta/m3.

Tak lengkap jika rumah yang sudah nyaman dan indah tak dilengkapi dengan sebuah genset. Genset sangat berguna ketika terjadi pemadaman listrik dari PLN. Untuk mendapatkan harga genset murah untuk rumah tangga bisa membelinya di toko distributor resmi genset silent di Jakarta. yang memberikan harga diskon dan selalu ready stock.