Mengapa Obat Sirop Lebih Baik daripada Obat Puyer? Bagian 3

generasimaju.com – Sendok teh/makan di rumah bukanlah alat takar yang sesuai untuk hal itu sehingga gunakan alat takar yang ada dalam produk obat atau mintalah apoteker atau petugas farmasi untuk menyertakan alat takar atau sendok takar yang dimaksud.

5. Perhatikan lama pemakaian. Tanyakan kepada dokter atau apoteker tentang lama pemakaian obat sirop tersebut. penggunaan obat dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan penyakit baru seperti gangguan ginjal atau liver.

6. Simpan di tempat yang sesuai. Penyimpanan obat yang keliru dapat menyebabkan obat mudah rusak, tidak stabil, dan berisiko bila dikonsumsi. Jadi, perhatikan lokasi dan cara penyimpanan obat, sebagai berikut:

• simpan obat dalam suhu ruangan dan terhindar dari cahaya matahari secara langsung, tempat yang bersih dan kering. Sebagaian obat diperlukan tempat yang dingin dalam penyimpanannya, untuk itu tanyakan pada apoteker agar lebih jelas. Ada baiknya memiliki tempat khusus untuk penyimpanan obat yang memenuhi persyaratan tempat penyimpanan obat di atas.

• Hindari simpan obat dalam freezer karena suhu yang terlampau dingin akan merusak stabilitas obat sehingga obat tidak dapat digunakan lagi.

• jauhkan obat dari tempat yang panas terutama tempat yang terkena cahaya matahari langsung. Agar stabilitas obat tidak rusak dan tetap dapat dikonsumsi.

• Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Ingat, obat dapat berbahaya layaknya racun sehingga jangan sampai obat yang kita simpan terminum oleh anak-anak. Jadi, pilih tempat yang aman, yang tidak dapat dijangkau oleh anak-anak karena biasanya rasa keingintahuan anak-anak terhadap suatu hal dapat menyebabkan mereka tertarik untuk mengonsumsi obat yang kita simpan.

• Tutup wadah obat sirop dengan rapat dan bersihkan bekas obat yang tercecer dalam kemasan. Dengan menutup wadah obat sirop rapat-rapat maka dapat meminimalkan kontaminasi mikroba. Selain itu, wadah yang tertutup rapat juga dapat memperlambat proses oksidasi obat. Oksidasi adalah proses terurainya obat yang disebabkan oleh kandungan oksigen di udara, sehingga obat yang tertutup rapat akan memiliki stabilitas yang lebih panjang.

Selain antibiotik, yang juga kerap diresepkan dokter adalah obat puyer, baik atas permintaan orangtua maupun inisiatif dokter.